Islam

Lafadz Niat Puasa Bulan Rajab

Puasa bulan Rajab merupakan bukan puasa wajib seperti halnya puasa di bulan Ramadhan.

Seperti yang delimun kutip dari beberapa sumber, bahwa tidak ada dalil yang eksplisit menjelaskan dalil tentang bacaan/lafadz dari niat puasa rajab.

Namun, lafadz niat puasa rajab ini cukup untuk menjadi panduan agar memantapkan hati untuk berpuasa rajab. Berikut lafadznya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga : Niat Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah, Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Namun dalam konteks ini, kita disarankan untuk melaksanakan puasa di bulan-bulan haram yang artinya bulan mulia. Terdapat empat bulan haram sebagiamana Syekh Abdul Hamid al-Syarwani mengutip statemen Syekh Ibnu Hajar al-Haitami:

وَفِيهِ أَيْضًا رَوَى أَبُو دَاوُد وَغَيْرُهُ «صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ» وَإِنَّمَا أَمَرَ الْمُخَاطَبَ بِالتَّرْكِ؛ لِأَنَّهُ كَانَ يَشُقُّ عَلَيْهِ إكْثَارُ الصَّوْمِ كَمَا جَاءَ التَّصْرِيحُ بِهِ فِي أَوَّلِ الْحَدِيثِ 

“Dan di dalam kitab al-I’ab juga disebutkan, Abu Daud dan lainnya meriwayatkan, ‘Berpuasalah dari bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah.’ Nabi memerintahkan al-Bahili untuk meninggalkan puasa, sebab memperbanyak puasa baginya berat, sebagaimana yang disebutkan dalam awal hadits.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Al-Baihaqi dan yang lainnya. Hadis ini dinilai sahih oleh sebagian ulama dan dinilai dhaif oleh ulama lainnya).

Sementara dalil yang menerangkan 4 bulan Haram ini terdapat pada firman Allah SWT didalam QS. At-Taubah ayat 36, yaitu:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram”.

Allah sangat memuliakan bulan haram ini dengan larangan berperang. Empat Bulan haram tersebut adalah : Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button